kita tahu bahwa kita pernah punya rumah. rumah kita yang kini telah menjadi kuburan. kuburan dengan tembok setebal dua belas inci, tivi layar lebar, kursi dari kayu jati, lantai berkilat, dan kelap-kelip lampu.lalu kita pura-pura menghidupinya dengan wangi anggrekdengan tangis bayi dan rengekan manjatapi dengan apa kita harus membayar anggrek yang mekar tiap tanggal lima belas bulan desember yang menempel di depan pintudengan kunci laci meja kerja...
Somehow True
2 tahun yang lalu