we will not go down

"A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight"



how a meaningfull song!
thankss for author.
baca tulisan ini lebih jauh

Siapa yang akan mengisi titik2 itu?

PALESTINE: setelah puluhan tahun dibesarkan dalam debu gurun yang tak pernah berhenti mengepul beterbangan karena dihujani bubuk mesiu yang meluncur dari moncong ratusan tank
Setelah puluhan tahun dibesarkan di bawah langit yang selalu dipenuhi burung2 besi yang mengirim kembang api dan asap hitam di tengah kota
Setelah darah berhenti menghambur dari jutaan tubuh yang menghitam karena projektil peluru dan kurus kerontang karena kelaparan
Setelah air mata berhenti mengalir dari jutaan wajah2 yang bening tapi dingin karena ketakutan, kedinginan dan putus asa

.............................................
.............................................
.............................................
.............................................
.............................................

aku ingin melanjutkan puisi iniAku ingin mengisi titik2 itu dengan teriakan kemenangan di akhir puisi
Aku ingin mengisi titik itu dengan gema takbir dan orang2 bersorak di belakangku
Tapi apa daya ku

Bahkan aku tak mampu mengirim bethadine untuk membersihkan luka bocah2 palestine yang hangus dibakar moncong tank yang memuntahkan fosfor putih
bahkan aku tak mampu mengirim nasi kotak, tempe, seiris telur dadar, dan segelas aqua untuk anak2 dan orang tua yang kelaparan karena blokade
bahkan aku tak mampu mengirim selimut untuk anak2 yang rumah, sekolah rumah sakit dan masjidnya nya hancur digusur roket yang panjangnya dua meter tiga puluh centi
bahkan aku tak mampu mengirim sapu tangan atau sekedar tissue untuk menghapus air mata ibu2 yang anak2, ayahnya, ibunya, saudaranya, dan suaminya syahid di depan matanya

maka siapa yang akan mengisi titik2 itu?
siapa yang akan meneriakkan takbir di akhir puisi?
siapa yang akan menegakkan tiang2 al-aqsha dan merubuhkan tembok ratapan?
siapa yang akan membersihkan darah para mujahid palestine dan menghapus air mata para mujahidah?
yang akan berdiri di depan pasukan dan mengibarkan bendera palestin dari rafah sampai hebron?
Siapa?
baca tulisan ini lebih jauh

Di mana Engkau?

Tak pernah aku berani mengangkat mukaku dan menatapMu
Tak pernah aku berani meggerakkan lidahku dan bicara padaMu
Bagaimana mungkin aku seberani itu?

Tapi orang-orang itu telah menuduhku mengkhianati cintaMu
Orang-orang itu menyebutku berselingkuh dariMu

Aku hanya berusaha mencari Mu dengan jalan yang Kau pilihkan untukku
Dengan jalan yang kau susun kerikil per kerikil, butir per butir tanah hingga menjadi tanah yang cukup lapang untuk kakiku yang rapuh menapakinya

Ketika orang-orang berpakaian putih dengan penutup kepala kebanggannya memproklamirkan bahwa mereka telah menemukanMu, aku hampir saja percaya.
Mereka memperlihatkan kepadaku berlembar-lembar surat yang katanya dari-Mu, dan hampir saja aku percaya.
Mereka mEnunjukkan fotoMu padaku dan hampir saja aku percaya.

Bagaimana mungkin aku akan mempercayai bahwa wajahMu sehina itu?
Bagaimana mungkin aku akan percaya bahwa Engkau senantiasa membawa pedang di tangan kananMu dan cambuk di tangan kiriMu
Tidak! aku tidak akan percaya!

Aku hanya ingin mencintaiMu seperti para kekasihMu yang lain mencintaiMu
Aku ingin mati seperti para kekasihMu yang lain mati untukMu
Maka berikan jalan itu.......
baca tulisan ini lebih jauh